Markus
2009140015
Sahid Institute of Tourism
TUGAS 3
1.
Kenapa informasi harus dikelola dengan baik dan
benar oleh para tingkatan
manager ?
Jawab :
- Karena informasi merupakan suatu bahan dasar untuk pengambilan keputusan kapan pun dibutuhkannya dengan sumber informasi yang akurat dan benar dan dapat di pertanggung jawabkan
- Sumber Informasi yang didapat digunakan sebagai salah satu pendukung untuk perencanaan Dan perumusan kebijaksanaan
- Informasi yang didapat sebagai bahan dasar perencanaan atau planning dan pembuatan keputusan
- Informasi yang telah didapat sebagai pendukung dari operasi manajemen sehari-hari didalam suatu perusahaan atau organisasi. Karena fungsi informasi sanagat penting , maka informasi harus dikelola sebaik mungkin dan benar oleh para tingkatan manager.
2. Informasi
yang dibutuhkan oleh para manager harus mempunyai nilai yang Uptodate, Detail
dan Akurat terbru.Uptodate,
artinya informasinya harus tepat waktu
Contoh
: Ada jika informasi akan ada rapat atau convrensi di JCC. Jika informasi diberi tahu kan tanggal dan waktunya dan tidak ada keterangan tempat seperti Blok C atau sektor C dll, maka informasi
tersebut sudah tidak ada akurat.
Detail,
Artinya informasi harus lengkap seperti Kapan dimana tempat dan alamat yg lengkap, berapa orang
jumlahnya, menggunakan transportasi apa, fasilitas apa yang disediakan, kapan
dan dimana undangan akan dijemput( jika di perlukan ).
Akurat,
artinya informasi tersebut harus mempunyai tingkat kebenaran yang tinggi, baik
jumlah, tempat, waktu, biaya dan sumber dananya.
3. Informasi-informasi
yang dibutuhkan oleh para tingkatan manager :
Tingkatan
top manager :
- Top Manajemen merupakan manajemen tingkat strategi, informasi yang dibutuhkan lebih tersaring atau lebih ringkas dan membujat konsep yang untuk organisasinya ke depan.
- Informasi yang didapatkan digunakan sebagai pendukung perencanaan Dan perumusan kebijaksanaan dalam pengambilan keputusan.
Manajemen
Tingkat Menengah :
- Middle Manajemen merupakan manajemen tingkat taktik, informasi yang dibutuhkan lebih tersaring untuk mengndalikan manajemen dan bertanggung jawab kepada Top Manajemen.
- Informasi yang didapatkan sebagai alat bantu perencanaan atau planning untuk membuatan keputusan
Manajemen
Tingkat Bawah :
- Low Manajemen merupakan manajemen tingkat teknis yang membutuhkan laporan yang terinci, karena digunakan untuk perencanaan, pengawasan operasi, mengendalikan operasi dan pengambilan keputusan.
- Informasi yang didapatkan sebagai pendukung operasi manajemen sehari-hari didalam organisasi.
TUGAS 4
1.
Top Manager lebih banyak berhubungan
dengan keputusan-keputusan yang tidak terstruktur karena sesuai tanggung
jawabnya Top Manager bertanggung jawab atas kebijakan –kebijakan perusahaan
yang berhubungan dengan keadaan pasar, stuasi ekonomi dan moneter. Keadaan ini
di luar kontrol perusahaan sehingga hanya Top Manager yang diberi kewenangan.
Seperti kita ketahui bahwa keputusan Tidak berstruktur ialah suatu
bentuk keputusan yang mencakup keputusan dimana prosedur yang harus diikuti
tidak bisa ditentukan sebelumnya karena perubahan di luar lingkungan
perusahaan. Contohnya : reorganisasi dalam perusahaan (terjadi secara tiba-tiba
dan tidak berkala)
Manager menengah dan bawah lebih banyak berhubungan
dengan keputusan-keputusan yang terstruktur karena sesuai tanggung jawabnya
Manager menengah dan Manager tingkat bawah bertanggung jawab atas
kebijakan-kebijakan perusahaan yang sudah ditetapkan sebelumnya oleh Top
Manager seperti Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Standar Maintenance
Prosedure (SMP) atau dengan kata lain berhubungan dengan kebijakan kebijakan
yang sudah terstruktur. Seperti kita ketahui bahwa keputusan
terstruktur ialah suatu bentuk keputusan yang mencakup situasi dimana prosedur
pengambilan keputusan yang harus diikuti dapat ditentukan sebelumnya.Contohnya
: Promosi jabatan, Kenaikan gaji, keputusan pemesanan barang, keputusan
penagihan piutang,dll (dilakukan secara berkala).
2. Sistem
pendukung keputusan (SPK)adalah bagian dari sistem informasi berbasis
komputer termasuk sistem berbasis pengetahuan atau manajemen pengetahuan yang
dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau
perusahaan. Dapat juga dikatakan sebagai sistem komputer yang mengolah data
menjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah semi terstruktur yang
spesifik.
Menurut
Moore dan Chang, Sistem pendukung keputusan (SPK) dapat digambarkan
sebagai sistem yang berkemampuan mendukung analisa data, dan pemodelan
keputusan, berorientasi keputusan, orientasi perencanaan masa depan, dan
digunakan pada saat-saat yang tidak biasa.
Sedangkan
menurut Keen dan Scoot Morton Sistem Pendukung Keputusan merupakan
penggabungan sumber-sumber kecerdasan individu dengan kemampuan komponen untuk
memperbaiki kualitas keputusan.
Sistem
Pendukung Keputusan
juga merupakan sistem informasi berbasis komputer untuk manajemen pengambilan
keputusan yang menangani masalah-masalah semi struktur .Dengan pengertian
diatas dapat dijelaskan bahwa Sistem pendukung keputusan (SPK) bukan
merupakan alat pengambilan keputusan,melainkan merupakan sistem yang membantu
pengambil keputusan dengan melengkapi mereka dengan informasi dari data yang
telah diolah dengan relevan dan diperlukan untuk membuat keputusan tentang
suatu masalah dengan lebih cepat dan akurat. Sehingga sistem ini tidak
dimaksudkan
Contoh :
Kelangkaan Bahan Pangan Beras di beberapa wilayah di Indonesia
telah mendorong upaya beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab untuk
melakukan penimbunan di beberapa tempat. Untuk itu Manajemen di Kementrian Bahan baku Pangan sebagai lembaga pengatur yang bertanggung jawab atas ketersediaaan bahan baku tersebut dengan memantau perkembangan dan harus dengan cepat mengambil keputusan yang
strategis atas gejala penimbunan sehingga dapat mengatur strategi distribusi
dan pemasaran dalam upaya mengatasi kelangkaan dan penimbunan bahan baku tersebut.
good answer. please more understand your answer for preparing next exam.
BalasHapusthanks
Your score Duty 3 is +1.5
Your score Duty 4 is +1.5
thank you sir for your suggestion / comment
BalasHapus