1. Komponen Neraca Pembayaran
- Neraca Perdagangan (Balance of Trade) : merupakan selisih nilai ekspor dan impor barang. Nilai ekspor > dari nilai impor, maka neraca perdagangannya surplus. Berlaku sebaliknya.
- Neraca Jasa-Jasa : merupakan ekspor impor jasa.. Apabila ekspor < impor maka neraca jasa defisit. Apabila neraca jasa, neraca perdagangan, pendapatan investasi, pembayaran transfer dinamakan neraca berjalan (current account)
- Neraca Modal (capital Account) merupakan selisih antara modal masuk dan modal keluar. MM : dari LN ke DN ; MK : dari DN ke LN.
- Neraca Moneter : mencatat transaksi moneter; yaitu perubahan-perubahan yang terjadi pada cadangan devisa suatu negara. Cadangan devisa tersebut dapat berupa emas dan valuta asing (valas)
2.
Akibat –akibat yang akan ditimbulkan oleh kegiatan pariwisata terhadap
neraca pembayaran suatu Negara adalah
- Pariwisata menambah jumlah surplus neraca pembayaran negara.
- Pariwisata menambah defisit yang dialami negara
- Pariwisata menurunkan defisit yang dialami negara
- Pariwisata menurunkan surplus pembayaran negara
3. Cara Mengurangi Defisit
Pada prinsipnya, cara untuk mengurangi atau menghilangkan defisit neraca
pembayaran internasional yang terjadi di suatu negara dilakukan melalui proses
penyeimbangan kembali neraca pembayaran dengan lima jalur. Kelima jalur tersebut bekerja
melalui perubahan komponen-komponen berikut ini :
a. Pendapatan
Nasional
Proses ini dilakukan dengan melakukan kebijakan fiskal, yaitu semua
tindakan pemerintah yang bertujuan untuk memengaruhi jalannya perekonomian
melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
b. Tingkat Harga
Proses ini dilakukan dengan cara mengeluarkan kebijakan moneter, yaitu
segala tindakan pemerintah yang ditujukan untuk mempengaruhi jalannya
perekonomian dengan cara menambah atau mengurangi jumlah uang yang beredar
dalam masyarakat.
c. Kurs Valuta
Asing
Proses ini dilakukan dengan cara mengeluarkan kebijakan devaluasi, yaitu
kebijakan untuk menurunkan nilai mata uang dlaam negeri terhadap mata uang
asing dengan tujuan untuk meningkatkan ekspor suatu negara dan menambah devisa
suatu negara.
d. Tingkat Bunga
Proses penyeimbangan kembali neraca pembayaran melalui perubahan tingkat
bunga pada dasarnya bekerja melalui perubahan neraca investasi atau neraca
modal.
Oleh karena itu,
proses ini dapat dilakukan melalui perubahan jumlah uang yang beredar dengan
menaikkan atau menurunkan tingkat suku bunga yang berlaku. Jika suku bunga
naik, maka nilai investasi akan menurun. Sebaliknya, jika suku bunga turun,
maka nilai investasi akan meningkat.
e. Sektor
Moneter
Proses ini dilakukan dengan melalui suatu bentuk campur tangan pemerintah
yang dinamakan Exchange Control (EC), artinya suatu bentuk campur tangan
pemerintah dalam lapangan ekonomi internasional. Dalam sistem ini, semua valuta
asing dimonopoli oleh pemerintah, artinya semua alatalat pembayaran luar negeri
yang dimiliki atau yang diperoleh seluruh penduduk suatu negara harus
diserahkan kepada pemerintah, untuk selanjutnya pemerintah mengatur dan
menentukan penggunaan valuta asing.
Tahun 2012 kuartal (dalam jutaan dollar AS)
Kuartal
|
Penerimaan
|
Pengeluaran
|
Keseimbangan
|
1
|
1907
|
-1541
|
336
|
2
|
1802
|
-1610
|
192
|
3
|
2068
|
-1570
|
499
|
Berdasarkan tersebut dapat terlihat tingkat
perjalanan wisata lokal keluar negeri lebih rendah daripada tingkat kunjungan wisatawan
asing kedalam negeri, dapat terlihat pada kuartal pertama yang menunjukan
penerimaan wisatawan asing mencapai US$1,97 miliar namun perjalanan
wisatawan lokal hanya mencapai US$1,541 miliar yang menghasilkan surplus US$
336 juta, dan pada kuartal kedua tingkat penerimaan dan pengeluaran tetap
menghasilkan surplus namun balancednya lebih rendah dibanding kuartal pertama,
dan pada kuartal ketiga tingkat penerimaan lebih besar dibanding
pengeluaran wisatawan lokal ke luar negeri sehingga tetap menghasilkan surplus
bagi negara. Hal ini dapat mungkin dapat dikarenakan perkembangan bisnis
diindonesia yang berdampak pada meningkatnya penerimaan dan kunjungan pelaku
wisata dan pebisnis asing yang datang ke indonesia.