Senin, 02 Januari 2012

Tugas SIM _ Data Base

Markus
2009140015
 STP SAHID JAKARTA


1.Kesimpulan
I. HIRARKI DATA
File yaitu kumpulan catatan data yang berhubungan dengan
subyek tertentu.
Catatan adalah elemen data yang berhubungan dengan
obyek tertentu.
Elemen data yaitu unit data terkecil yang tidak dapat dibagi
lagi menjadi unit yang berarti.
Manajemen data adalah bagian dari manajemen sumber daya
informasi yang mencakup semua kegiatan yang memastikan
bahwa sumber daya data perusahaan akurat , mutakhir , aman
dari gangguan yang tersedia bagi pemakai.
II. Aktifitas Manajemen Data :
1.     Pengumpulan data ; data yang diperlukan dikumpulkan dan dicatat pada sebuah form yang disebut dokumen sumber yang berfungsi sebagai input.
2.    Integritas dan Pengujian ; data diperiksa untuk meyakinkan konsistensi dan akurasi data tersebut.
3.    Penyimpanan data dan pemeliharaan.
4.    Keamanan data.
5.    Organisasi data ; data disusun sedemikian untuk memenuhi kebutuhan user.
6.    Pengambilan data ; data dibuat agar dapat digunakan oleh user yang berhak.

III. PENYIMPANAN SEKUNDER
1. Penyimpanan Berurutan (Sequential Access Storage Device)
 Suatu organisasi / penyusunan data di suatu medium
penyimpanan yang terdiri dari suatu catatan mengikuti satu
catatan lain dalam suatu urutan tertentu .
 Contoh pita magnetik yg digunakan untuk menyimpan data
komputer memiliki bentuk fisik yg sama dengan pita audio.
2. Penyimpanan Akses Langsung (Direct Access Storage Device)
  Cara mengorganisasikan data yang ditulis dan dibaca tanpa
pencarian secara berurutan.
 DASD dapat diarahkan ke lokasi manapun dalam medium
penyimpanan dan digunakan sebagai media input.

IV. PEMROSESAN DATA
1. Pemrosesan Batch
 Pengumpulan transaksi dan pemrosesan semua sekaligus
dalam batch.
 kelemahan dari pemrosesan ini manajemen tidak selalu
memiliki informasi mutakhir yg menggambarkan sistem fisik.
2. Pemrosesan On-Line
 Pengolahan transaksi satu per satu, kadang saat terjadinya
transaksi, karena pengolahan on-line berorientasi transaksi.
3. Sistem Real Time
 Sistem yang mengendalikan sistem fisik, dimana sistem ini
mengharuskan komputer berespon cepat pada sistem fisik

2.Pengertian Database:
1.Database merupakan sekumpulan informasi yang saling berkaitan pada suatu subjek tertentu pada tujuan tertentu pula.
2.Database adalah susunan record data operasional lengkap dari suatu organisasi atau perusahaan, yang diorganisir dan disimpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu dalam komputer sehingga mampu memenuhi informasi yang optimal yang dibutuhkan oleh para pengguna   
3. Peranan database terhadap pengoalahan Informasi
Dampak Database terhadap Sistem Komputerisasi Akuntansi dan Pengendalian yang Berkaitan
Secara global tergantung pada:
a. Luasnya database digunakan untuk aplikasi akuntansi.
b. Tipe dan signifikannya transaksi keuangan yang diolah.
c. Sifat database, DBMS (termasuk kamus data) tugas pengelolaan database dan aplikasi.
d. Pengendalian umum SIK yang sangat penting dalam lingkungan database.
Dampak Database Terhadap Prosedur Audit.
Prosedur audit di dalam lingkungan database secara prinsip akan dipengaruhi oleh luasnya data di dalam database yang digunakan untuk sistem akuntansi. Auditor dapat mempertimbangkan bilamana auditor memutuskan untuk melakukan pengujian pengendalian atau pengujian substantif berkaitan dengan database system, prosedur audit dapat mencakup fungsi DBMS untuk:
a. Menghasilkan data penguji.
b. Menyediakan jejak audit.
c. Mengecek integritas database.
d. Menyediakan akses ke database atausuatu copy bagian database relevan untuk tujuan penggunaan perangkat lunak audit.
e. Mendapatkan informasi yang diperlukan
4.Kenapa database perlu organisasikan dan di kelolah dengan baik ?
karena database merupakaan kumpulan informasi yang sangat penting bagi perusahaan/organisasi, maka keberadaannya haruslah dikelola dengan baik, dan jangan sampai rusak/bocor. sehingga menyebabkan informasi menjadi tidak benar.
5.Apa peran Database Administrator ?

Database Administrator

Deskripsi Pekerjaan Database Administrator

Database administrator bertanggungjawab terhadap performance, integeritas, dan keamanan dari database. Peran tambahan yang diperlukan kemungkinan besar termasuk perencanaan, pembangunan (development), troubleshooting.
Pendekatan database mengikuti beberapa prinsip:
  • Data tetap konsisten dalam database
  • Data terdefinisi dengan jelas
  • User mengakses data secara bersamaan, dalam bentuk yang cocok untuk mereka
  • Ada ketentuan untuk keamanan data dan recovery control (semua dapat masih dapat diperoleh dalam keadaaan darurat)
Peran database administrator meningkat berdasarkan database dan proses yang dikelola dan kemampuan dari database management system (DBMS).

Aktivitas Kerja Database Administrator

Kerja dari database administrator (DBA) tergantung organisasi yang mempekerjakannya dan tingkat tanggung jawab pada jabatan. Tanggung jawab khusus barangkali hanya maintenance atau terlibat khusus dalam database development.
Tanggung jawab khusus tersebut meliputi:
  • Menentukan kebutuhan dari user dan memonitor akses user dan keamanan
  • Memonitor peformance dan mengatur parameter untuk menyediakan respon query yang cepat ke front end user
  • Merencanakan conceptual design untuk database yang sudah direncanakan dalam bagan
  • Memikirkan kedua back end organisation dari data dan aksesibilitas front end untuk end user
  • Memperhalus logical design sehingga dapat diterjemahkan ke dalam model data tertentu
  • Memperhalus lebih jauh physical design untuk memenuhi syarat penyimpanan sistem
  • Memasang dan menguji versi baru dari database management system (DBMS)
  • Memelihara standar data, termasuk ketaatan (adherence) pada Data Protection Act
  • Membuat dokumentasi database, termasuk standar data, prosedur dan definisi untuk kamus data (metadata)
  • Mengontrol izin akses dan hak
  • Men-develop, mengatur dan menguji perencanaan backup dan recovery
  • Menjamin penyimpanan, pengarsipan, backup dan prosedur recovery berfungsi dengan benar
  • Perencanaan kapasitas
  • Bekerja dekat dengan manajer proyek IT, database programmer dan web developer
  • Berkomunikasi secara tetap dengan staff teknis, aplikasi dan operasional
  • untuk menjamin keutuhan dana keamanan database
  • Mempersiapkan dan memasang aplikasi baru

Kemampuan Database administrator

Orang-orang yang ingin berprofesi di bidang ini harus memiliki kemampuan sebagai berikut:
  • Kemampuan komunikasi, teamwork, dan negosiasi
  • Kemampuan problem-solving dan analytical yang bagus
  • Familiar dengan bahasa manipulasi utama dan prinsip dari perancangan database
  • Fleksibilitas dan adaptabilitas
  • Kemampuan organisasional yang bagus
  • Mampu untuk bekerja dibawah tekanan pada deadline yang sempit
  • Business awareness dan mengerti keperluan bisnis dari IT
  • Kemauan untuk tetap up to date dengan perkembangan teknologi baru
  • Komitmen untuk melanjutkan professional development
  • Mengerti perundang-undangan informasi, contoh Data Protection Act